KELUARGA YANG SEUTUHNYA (Melalui pemuridan dalam Keluarga Allah)








Tiga hal yang Tuhan kerjakan lewat Virus Korona
1. Tuhan membangkitkan kita untuk menyambut kedatangan Yesus yang kedua kali.
2. Menyelaraskan Hidup kita dengan Nilai Kristus yang tak Terhingga
3. Menciptakan Pekerjaan Baik di tengah Bahaya
(1 Tesalonika 5:9-11) "Karena ALLAH tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk berolah Keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia".

Tuhan sedang bekerja dasyat dengan mengutus roh dan kuasa Elia, yaitu kuasa pertobatan dan pemulihan, untuk mempersiapkan kita menjadi suatu umat yang layak bagi Tuhan (lukas 1:16-17 "Ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka"), (Maleakhi 4:4-6 "Ingatlah kepada Taurat yang Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum. Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dasyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anak dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi hingga musnah".

Ada dasar yang lebih kokoh untuk berpijak : Sebuah BATU KARANG KEPASTIAN, bukan pasir kemungkinan. Bersukur kita bisa datang ke Batu Karang itu.
Hari-hari terakhir Tuhan akan bawah Kuasa Roh Kudus, Kuasa Elia untuk mengalahkan roh antikristus, sehingga umat Tuhan dipulihkan dan siap menantikan kedatangan Tuhan.

Pilihan hanya ada 2 : on the trek atau out of the trek ( Pilihlah on the trek, kita harus tetap maju untuk mengalahkan roh antikristus sehingga umat Tuhan dipulihkan). kita ada keluarga jasmani dan rohani, tapi kita bawah keluarga ini jadi keluarga kerajaan ALLAH, lahirkan Kingdom Family.

Umat yang bagaimana yang siap menantikan kedatangan Tuhan di akhir Zaman ? Gereja (Ekklesia) yang sempurna, seperti yang paulus gambarkan dengan 7 metafora :
1. karya (ciptaan) Agung Kristus yang berfungsi penuh ( Efesus 2.10 )
2. Tubuh Kristus yang dewasa ( Efesus 2:11-17; 4:12-16)
3. Keluarga Allah (Bapa) yang seutuhnya ( Efesus 2:18-19)
4. Bait Roh Kudus yang Penuh (Efesus 2:20-22)
5.Manusia Baru yang serupa Kristus (Efesus 4:17-5:21)
6. Mempelai Wanita yang Kudus dan Tak bercela ( Efesus 5:25-27; wahyu 19:6-8)
7. Pasukan tentara Allah yang selesai memperluas kerajaan Allah (Efesus 6:10-20) 

Efesus 2:10 = God Master Peace ( yang Berfungsi penuh )
kerjakan talenta yang Tuhan berikan (Matius 25:14-15 " Sebab hal kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negari, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat")

Havruta wanita yang kuat. kenapa mereka kuat ? karena Havruta merupakan orang-orang yang pegang Batu Karang yang Teguh. Batu karang yang teguh bukan harta kekayaan tapi Yesus kristus. 
kita harus ikut Agenda Tuhan, Pastikan apapun yang sedang kita kerjakan itu seturut dengan kehendak Tuhan (Mazmur 25:4-5" Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku ya Tuhan, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawaglah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku. Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari") (mazmur 25:8-11" Tuhan itu baik dan benar; sebab itu iya menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang yang rendah hati. segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjiannya dan peringatan-peringatannya. Oleh karena nama-Mu ya Tuhan ampunilah kesalahanku, sebab besar kesalahan itu").

Serahkan keinginan untuk mengikut Tuhan,latih hidup kita hidup untuk Tuhan. Tinggalkan keinginan, Tinggalkan kenyamanan.

Bagaimana kita di pulihkan menjadi umat yang layak untuk menerima kedatangan Yesus kedua kali ?
Alkitab telah menabuatkan bahwa pada akhir Zaman diperlukan roh dan kuasa Elia untuk bekerja memulihkan segala sesuatu. (lukas 1:16-17 "Ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan Kuasa Elia untuk membuat hari bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya")

1. Memulihkan hubungan bapa-anak (Ekklesia sebagai keluarga yang seutuhnya)
Gambar Allah Tritunggal adalah asal-muasal dari gambar keluarga dibumi. kita telah di tentukan sebelum dunia dijadikan untuk hidup bergabung dengan keluarga Allah Tritunggal. Kita ditentukan untuk menjadi anggota-anggota keluarga (saudara/saudari) dimana Kristus sebagai kaka sulung (Roma 8:29-30 "sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. dan mereka ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga di panggil-Nya. Dan mereka yang di panggilnya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. dan mereka yang di benarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya").

Allah telah memerintahkan manusia agar berfungsi sebagai keluarga untuk mengekspresikan gambar Allah dibumi. Dengan demikian mereka dapat bermultiplikasi untuk memperluas kerajaan-Nya di bumi(Kejadian 1:26-28)
Namun karena dosa, keluarga telah menjadi rusak dan tidak berfungsi dengan baik. Adam dan Hawa tidak lagi berfungsi sebagai bapa dan ibu yang baik. Kain tidak lagi menjadi penjaga adiknya, tetapi pembunuh adiknya (kejadian 3-4)

Oleh sebab itulah harus ada rencana pemulihan keluarga untuk kembali kepada gambar Allah, yaitu Kasih. Allahpun mewahyukan "Hukum kasih" (10 perintah Allah) kepada orang Israel, dimana cara untuk menerapkan hukum Kasih adalah melalui Pembelajaran (Pemuridan) dari bapa kepada anak-anaknya, dan kaka sulung yang menolong adik-adiknya untuk taat beribadah (keluaran 20:5-6; ulangan 6:4-9).

Perbedaan antara gereja sebagai keluarga yang berfungsi dan gereja sebagai keluarga yang tidak berfungsi
#KELUARGA YANG TIDAK BERFUNGSI
- Tidak ada bapa rohani yang berfungsi dalam pemuridan
- tidak ada "roh anak" yang berfungsi dalam pemuridan
- tidak ada persaudaraan yang berfungsi dalam pemuridan

#KELUARGA YANG BERFUNGSI
- ada bapa rohani yang berfungsi dalam pemuridan
- ada "roh anak" yang berfunsi dalam pemuridan
- ada persaudaraan yang berfungsi dalam pemuridan

Geraja seperti inilah yang Tuhan ingin pulihkan di akhir zaman, yaitu gereja yang setiap anggotanya berfungsi seutuhnya dalam tiga peranan : bapa/ibu rohani, anak rohani, saudara/i rohani.



2. Memulihkan hati Orang Durhaka kepada Pikiran orang Benar (Transformasi Hati)
Akibat dosa maka keluarga Adam dan Hawa kehilangan ketiga peranan itu, sehingga menjadi disfungsi. Adam dan hawa tidak lagi menjadi bapa dan ibu yang berfungsi baik.kain bukan lagi menjadi penjaga adiknya tetapi ia justru membunuh adiknya. Akibatnya "kutuk" ketiadaan bapa diturunkan sampai 3-4 generasi (keluaran 20:5-6). Bukan hanya dosa asal yang menyebar kepada keturunan yang dibawah, tetapi kesalahan (kebiasaan yang berdosa) bapa-bapa juga menurun ke anak-anaknya.

Penelitian para ahli otak ( Caroline Leaf & Curt Thompson) mereka menemukan bahwa pikiran-pikiran bawah sadar dari kesalahan-kesalahan seorang bapa itu di copy "sel-sel peniru" (sel-sel cermin) pada anak-anaknya dan diteruskan sampai 4 generasi kebawah.

Kita percaya Yesus telah datang untuk mematahkan kutuk akibat dosa dan menghapus segala dosa kita. Namun walaupun dosa dan kesalahan kita telah dihapuskan karena iman kita pada penebusan Kristus di kayu Salib, Pikiran-pikiran akan kesalahan tersebut masih tertanam di dalam memori bawah sadar kita. Oleh sebab itu kita perlu mengalami pembaharuan hati orang durhaka (perbendaharaan hati yang durhaka) kepada pikiran orang benar.

Bagaimanakah pikiran Orang benar itu ?
(2 Timotius 1:7 " Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban")

Ternyata pakar otak mengatakan bahwa pada dasarnya otak manusia (default mode otak="setelan" asli otaknya) tidak di rancang untuk berpikir tentang takut tetapi tentang kasih.
Kita hanya memikirkan dua pokok pikiran, yaitu : berdasarkan takut (pikiran daging) atau berdasarkan kasih dan kebenaran (pikiran Roh). Semua pikiran kita bersumber dari dua pokok pikiran ini. kedua hal tersebut tidak dapat beroperasi bersama-sama. Didalam kasih tidak ada ketakutan, dan di dalam ketakutan tidak ada kasih (1 yohanes 4:18).

Agar kita dapat dipulihkan dari hati yang durhaka kepada pikiran orang benar, kita perlu pertolongan roh dan kuasa Elia, yaitu Roh Kudus yang bekerja dalam keluarga Allah lewat tiga peranan tersebut.

Pemuridan terjadi apabila hati kita mengalami transformasi melalui tiga peranan tersebut di dalam keluarga Allah.

Kita akan mempraktekan bagaimana melalui 3 peranan tersebut, kita dapat mengalami transformasi hati yang luar biasa. Bila bapa/ibu rohani menolong anak-anak rohaninya, dan sesama saudara seiman ( kompak-Komunitas sepakat) saling tolong-menolong untuk belajar hidup dan berjalan dalam Roh (roh dan kuasa Elia), maka pikiran-pikiran daging akan dapat di matikan, sehingga pikiran-pikiran Roh dapat berekspresi  menjadi buah Roh ( Roma 8:5: Galatia 5:16-26). Akhirnya kita akan semakin bertumbuh menjadi keluarga seutuhnya yang menghadirkan kerajaan Allah di bumi.


Ciri-ciri Praktek Ibadah Sejati :
1. Menjadi pendengar yang baik
2. Melakukan Firman Tuhan
3. Meneliti dan Menggali Kebenaran Iman dalam Firman Tuhan
4. Tekun Berpegang Pada Pengakuan Iman dalam setia situasi
5. Peduli kepada sesama / Orang lain dan berdampak
6. Menjaga Kemurnian / Kekudusan Sehingga tidak di cemarkan di dunia ini
7. Membangun Hubungan Kasih dengan Allah, Sesama dan yang Terhilang
8. Keluarga Allah yang Seutuhnya "Melalui Pemuridan dalam keluarga Allah"


Kehadiran : 
Kak Mey (Mentor) =Pemateri
Ka Vana
Ka Ika
Ka Andini