GEREJA SEBAGAI KELUARGA ALLAH YANG SEUTUHNYA

                                                                                       Lukas 1:17

PEMULIHAN :
  • Hati Bapa ke anak-anak
  • hati orang durhaka pada hikmat yang benar
Roh Kudus bekerja pada kuasa Roh Elia untuk mempersiapkan suatu umat yang layak di mulai dari pemulihan.
sehingga gereja sebagai keluarga Allah menjadi harmonis

Tiga  Peran yang penting dalam Rumah Tuhan/Keluarga :
  1. Peran dan Fungsi Bapa/ ibu Rohani dan jasmani (pemimpin rohani, Orang tua = Papa/ mama
  2. peran dan fungsi sesama saudara
  3. peran dan fungsi sebagai anak
PEMBAHASAN 
  1. Peran dan Fungsi Bapa / Ibu secara Rohani dan Jasmani
  • TUHAN menciptakan keluarga itu ada orangtua, ada otoritas. Baik di pelayanan & Gereja
  • ini merupakan Tugas dan tanggungjawab yang Tuhan sudah taruh dan tidak mudah untuk di lakukan.
  • Tuhan merindukan pada Lukas 1:17 ada sebuah pemulihan keluarga bukan hanya sebagai (menjadi keluarga Allah yang seutuhnya tapi hidup dalam keharmonisan saling melengkapi satu sama lain dan ini di mulai dari otoritas)
Peran = bagian yang di mainkan oleh seseorang
fungsi = tugas atau tujuan yang alami dari seseorang

Peran orang Tua Rohani / Jasmani = Di Pulihkan
Fungsi orang tua Rohani / Jasmani = Di Pulihkan

  • Ini sangat penting di lakukan sebagai otoritas ( dalam melakukan peran dan fungsinya dengan benar)
  • dan kita bisa melihat jika orang tua tidak menjadi berkat (tidak jadi contoh yang baik= anak-anak hasil "Broken Home"
  • Orang tua adalah sasaran kuasa gelap (ingat taman eden)
  • tidak mudah untuk otoritas menjalankan tugasnya (Perlawanan, Pemberontakan, Keegoisan=dari anak)
PERAN ORANG TUA ROHANI /JASMANI
  1. Tudung Rohani = seperti payung bagi anak-anaknya (ibrani 13:17). Orang tua Rohani/ Jasmani perannya menjaga kita. its important baik rohani dan jasmani. kita harus pastikan memiliki orang tua rohani yang menjadi contoh dan teladan. Otoritas diberikan oleh Tuhan untuk bekerja jika kita baik secara rohani & jasmani.
  • ingat kisa Ada, & Hawa
  • kita sebagai anak-anak wajib untuk taat sama orang tua
  • tugas anak "Berdoa" tekun mendoakan otoritas
  • apapun keadaan otoritas kita tunduk dalam Nama Yesus!
"Sebagai Calon Otoritas, kita Wajib mendoakan adik-adik kita "
tugas kita : Mendoakan dan Berpuasa, Menasehati, Jadi contoh, jadi teladan

  • Roma 8 : 28 
  • jangan ada kebencian sampai matahari tenggelam
  • contoh yang indah anak yang terhilang
  • seperti bapa yang tetap menanti anak-anaknya
2. Menopang-Pembapaan-Membackup-Pengayoman
  • Mendidik - mensupport = Tugas Bapa
  • ( matius 17:5) contoh yang sangat baik / sikap seseorang bapa kepada Yesus anak yang dikasihinya.
Sikap Bapa Di Surga :
  1. Bapa menyatakan Kasih-Nya kepada Anak = Inilah anak yang kukasihi, Kasih adalah hal yang paling penting dan harus ada pada otoritas dan keluarganya. Harus ada kasih Agape "Rela berkorban". siapa yang berkorban perasaan pada adik-adik kita (tidak dengar-dengaran, melawan, tapi tetap mengasihi, apapun kondisi keluarga kita, kita tetap akui. jangan mengutuki keluarga kita)
  2. Bapa menyatakan suatu idenitas "Inilah anakku" =apapun keadaannya ini Papa & Mama kaka dan adik-adik saya. inilah keluargaku. pengakuan seperti ini sangat penting dalam keluarga "dan ini sangat bekerja di alam roh". mari tetap jadi anak yang baik "meskipun tidak mudah". Love never fail "Kasih tidak pernah gagal". apapun yang terjadi pada otoritas "orang tua" saudara kita "itu adalah keluarga kita". Keluarga Harus diikat dengan kasih kristus.
  3. Bapa Menganugrahkan kepercayaan kasih-Nya "seperti Bapa di surga kepada Yesus" inilah anak yang kukasihi kepadanyalah Aku berkenan" = sebagai Bapa Dia membanggakan Anak-Nya. Tidak menjelekkan anaknya, tetapi mendidik. sebagai anak kita harus bangga kepada orang tua kita dan saudara kita meskipun dengan air mata. Yesus merupakan anak yang Taat, Teladan sebagai Anak yang sempurna. sebelum kita mendidik, harus jadi contoh dan teladan. ketika kita sudah jadi contoh kita harus sabar "mendoakan" Karena Tuhan Melihat apa yang kita tabur itu yang kita Tuai.